Taman Wisata Air Panas Guci, Jawa Tengah

Taman Wisata Air Panas Guci, Jawa Tengah

Taman wisata alam berupa ‘Pemandian Air Panas Guci’ ini berlokasi di daerah Tegal, Jawa Tengah. Untuk bisa mencapai ke lokasi taman wisata ini, anda harus berkendaraan menuju ke arah selatan dalam jarak tempuh rata – rata sekitar 40 Km dari Kota Tegal, atau sekitar 30 Km dari Slawi. Seperti halnya taman wisata air panas alami lainnya, pemandian umum ini memiliki lokasi yang cukup strategis yaitu di kaki Gunung Slamet yang dipercaya ampuh buat menyembuhkan beragam jenis penyakit tulang dan kulit. Fasilitas utama yang tersedia di kawasan wisata seluas 210 hektar ini adalah selain kolam renang air panas juga berdampingan dengan wisata alam berupa hutan lindung dan area untuk perkemahan, penginapan yang berdekatan dengan lapangan tenis dan lapangan sepak bola. 

Taman Wisata Air Panas Guci, Destinasi Wisata Andalan Kabupaten Tegal 

Guci adalah sebuah nama untuk desa kecil yang terletak di kaki Gunung Slamet dimana secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Daerah ini menyimpan luas sekitar 210 Ha, dengan ketinggian kurang lebih sekitar 1.050 meter di sebelah utara kaki Gunung Slamet dan dari Kota Slawi berjarak sekitar 30 Km ke lokasi wisata sedangkan dari Kota Tegal berjarak tempuh rata – rata 40 Km menuju ke arah selatan.  

Di sinilah lokasi sumber air panas alam berada. Warga dari luar Kabupaten Tegal apabila berkunjung ke daerah ini harus dapat meluangkan sedikit waktu untuk berkunjung ke pemandian air panas di kawasan objek wisata Guci Jawa Tengah. Tidak hanya disuguhkan oleh pemandangan alam yang dapat memanjakan mata, juga didukung oleh fasilitas penginapan yang cukup memadai seperti berdiri vila – vila mewah, hotel, dan jenis penginapan lainnya sehingga anda dan keluarga bisa menghabiskan liburan ini lebih dari sehari. Di lokasi ini para pengunjung dapat menikmati kesegaran air panas alami yang langsung disalurkan melalui pancuran – pancuran buatan menuju ke kolam renang yang sudah tersedia, anda bisa berendam berlama – lama di dalamnya untuk menjaga kebugaran tubuh. Kolam renang yang tersedia terdiri dari dua kelompok yaitu gratis dan berbayar. Kalau anda mau gratis maka silahkan menikmati kehangatan air panas beraroma belerang di lokasi pancuran menuju ke kolam renang yang sudah tersedia. Namun bila menginginkan kondisi lebih nyaman dan berbayar maka pengunjung dapat memilih untuk berenang di kolam renang hotel bersangkutan dimana menginap. Selain mengemas paket wisata alam berupa pemandian umum dari sumber mata air panas alami, berdekatan dengan taman wisata ini tersedia kawasan wisata menunggang kuda yang dapat dilakukan oleh anak – anak, remaja dan kelompok dewasa / orangtua.  

Kawasan wisata ini dikelola oleh pihak swasta yang menawarkan fasilitas menarik seperti penyediaan kolam renang untuk anak – anak dan dewasa. Pada area pemandian utama tersedia 13 pancuran dimana di dalamnya terselip kolam renang ‘Barokah’ dan di sebelahnya ada 5 pancuran tambahan yang mengeluarkan sumber mata air lebih panas dari pancuran yang lainnya sehingga pas difungsikan untuk terapi penyembuhan beberapa jenis penyakit. Tak jauh dari kawasan wisata hutan lindung, terdapat beberapa air terjun dangkal yang nyaman dimanfaatkan untuk berenang secara bebas di alam yang masih segar yaitu sungai – sungai di bawahnya yang mengalirkan air hangat. Ada sebuah air terjun dengan mengalirkan air dingin bernama ‘Air Terjun Jedor’ yang lokasinya terletak di bagian atas pemandian umum pancuran 13, diberi nama Jedor yang terdengar unik karena pada zaman dahulu air terjun setinggi 15 meter ini dikelola oleh keluarga Pak Lurah setempat bernama Lurah Jedor.  

Seperti dijelaskan tersebut di atas, untuk berkeliling di sekitar area wisata yang memiliki wilayah cukup luas ini maka dilakukan dengan cara menyewa kuda dengan memasang tarif yang relatif murah. Apabila ingin menggelar ‘Program Outbound & Gathering Profesional’ di dalam area taman wisata maka anda dapat melakukan kerjasama dengan ‘Provider Guci Outbound Adventure’. Di dalamnya sekaligus dapat menikmati beberapa paket wisata seperti paket wisata alam berupa pemandian kolam renang air panas, wisata hutan lindung guna menikmati koleksi burung liar dalam beragam warna bulu yang menarik dan tanaman hias Bunga Anggrek Hutan liar yang tumbuh dengan subur di dalamnya / wana wisata, lapangan tenis pada waktu pagi hari, lapangan sepak bola untuk anak – anak, dan bumi perkemahan diperuntukkan bagi sekolah – sekolah dasar.  

Menginap Dan Menikmati Suasana Malam Di Guci Tegal  

Taman wisata air panas Guci merupakan salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Di sini sudah tersedia prasarana penunjang wisata untuk dapat melayani para pengunjung yang liburan ke tempat ini. Termasuk di dalamnya adalah ketersediaan hotel – hotel dan bisa dipilih salah satu untuk menginap dimana nantinya anda dapat menikmati suasana tenang di waktu malam hari dengan panorama alam pedesaan yang sunyi namun mampu membuat anda merasa nyaman untuk bermalam di sini. Tak jauh dari kompleks hotel terdapat lokasi wisata ‘Water Boom Air Panas Guci’ / ‘hot spring water’ dengan kondisi air yang sangat berlimpah. Mampu menjamin anak – anak pasti menyukai bermain air di sini meskipun hari sudah malam dengan balutan udara dari lereng pegunungan terasa sangat dingin, banyak ada turis asing yang asyik dengan kegiatan berendam di dalam kolam air panas alami sehingga menyebabkan kegiatan ini cukup menyenangkan untuk dilakukan. 

Hotel dan vila kebanyakan berdiri di seputar lokasi pemandian air panas umum yang tak jauh dari pancuran 13 sehingga memungkinkan para tamu hotel lebih dekat untuk menjangkau tempat pemandian air panas umum ini. Hotel – hotel tersebut ada yang menyediakan fasilitas kolam renang air hangat dan ada juga yang tidak menyediakan kolam renang. Hotel dan vila di sini ada yang dilengkapi dengan fasilitas AC namun sebagian tidak memiliki AC pada masing – masing kamarnya (untuk hotel kelas melati). Ketika malam hari tiba, kompleks perhotelan dan vila di sini menyuguhkan pemandangan alam serupa di daerah kawasan wisata Lembang, Bandung. Rata – rata tarif untuk kamar standar hotel di Guci kisaran antara Rp. 300 ribu s/d Rp. 500 ribu rupiah semalam. Harga ini sewaktu – waktu dapat naik terutama ketika sedang ‘week end’ biasanya ‘check in’ sudah dimulai pada hari Jumat dan Sabtu. 

Beberapa hotel di Guci yang direkomendasikan untuk anda bermalam adalah Hotel Duta Wisata yang terletak paling dekat dengan pancuran 5 dan pancuran 13, mempunyai kolam renang air panas sendiri yang cukup representatif untuk tamu hotel dan pengunjung umum yang hendak berenang di kolam air panas hotel dengan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 20.000 per orang. Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah 0851-0033-6777. 

Yang kedua adalah Hotel Guci – Ku tersedia kolam renang air panas yang cukup luas dilengkapi dengan Water Boom Air Panas dibuka untuk umum dengan membeli tiket seharga Rp.25.000 per orang pada hari – hari biasa atau Rp. 30.000 pada waktu hari libur.

Lokasi hotel ini cukup jauh dari pusat pemandian umum air panas yaitu harus melalui pintu gerbang kompleks Taman Wisata Air Panas Guci, anda akan berjumpa dengan pertigaan, silahkan mengambil arah ke kiri menuju lokasi hutan wisata, lalu melewati Hotel Santika dimana ada pertigaan, silahkan ke kiri lagi maka sampailah di Hotel Guci – Ku. Nomer telepon yang dapat dihubungi adalah : 0859-5942-1265.  

Mengenal Jalur Termudah Ke Guci Tegal 

Seperti dijelaskan tersebut di atas bahwa lokasi Guci Tegal sangat mudah ditempuh dengan memakai kendaraan pribadi roda empat maupun menyewa kendaraan umum bagi yang sudah terbiasa tinggal di daerah ini. Jalur kendaraan umum adalah dari Kota Tegal mesti naik kendaraan umum menuju ke daerah Purwokerto. Anda akan melewati pusat Kota Slawi untuk tiba di daerah Kecamatan Lebaksiu. Di pertigaan Yomani, terdapat beberapa tanda penunjuk jalan menuju ke arah Guci yang berjarak sekitar 25 Km. Dari Slawi naik saja mini bus jurusan Bumijawa sekitar 30 menit menempuh perjalanan dimana anda dapat turun ke Desa Tuwel. Lanjutkan perjalanan dengan naik kendaraan menuju langsung ke Guci Tegal.  

Apabila berangkat dari Kota Pemalang maka anda disarankan untuk memakai kendaraan roda empat / pribadi saja karena daerah ini jarang dilalui oleh angkutan umum menuju ke Guci Tegal. Ambil rute termudah menuju ke arah Purbalingga, maka anda akan tiba di pertigaan Moga, belok ke kanan menuju ke arah Guci.  

Sejarah Guci Tegal 

Salah satu yang paling menonjol dari objek wisata ini adalah latarbelakang misteri terbentuknya Taman Wisata Guci Tegal. Konon pada zaman dahulu kala yaitu masa – masa kejayaan Wali Songo, diutuslah seorang wali yang bertugas untuk menyebarkan ajaran Agama Islam di Jawa Tengah bagian barat, khususnya di sekitar Tegal. Wali tersebut memulai pengembaraan dengan hanya berbekal air putih yang disimpan di dalam sebuah poci / guci. Beberapa warga mempercayai bahwa air di dalam guci tersebut berkhasiat untuk menyembuhkan sehingga mereka berbondong – bondong meminta setetes kepada sang wali. Karena jumlah persediaan air terbatas maka untuk dapat membantu pemenuhan air obat terhadap masyarakat yang belum kebagian tetes air suci, beliau menancapkan tongkat saktinya ke tanah. Ketika tongkat dicabut, ajaib sekali karena dari lubang di tanah bekas tongkat ditancapkan menyembur air panas yang bersih. Hingga saat ini air panas masih mengalir ke dalam sungai di bawahnya untuk dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi pemandian yang selanjutnya diberi nama Guci. Kejadian alam ini terjadi tepat tengah malam yaitu Jumat Kliwon sehingga hingga kini setiap malam Jumat Kliwon merupakan hari keramat bagi banyak masyarakat di Jawa Tengah untuk mengunjungi pemandian air panas Guci guna mandi / berendam. Mereka percaya bahwa dengan melakukan ini maka hajat mereka akan terkabul. 

Pemandangan Alam Lainnya Sebagai Pendukung Pemandian Air Panas Guci 

Wisata alam Guci Tegal mampu menawarkan keindahan alam khas daerah pegunungan yang berhawa dingin cenderung sejuk. Ini bisa anda rasakan ketika masih dalam perjalanan untuk menuju ke lokasi wisata. Anda akan melewati hamparan luas kebun buah – buahan yang dikelola oleh masyarakat setempat dimana jika sedang musim panen tiba, bisa membeli buah – buahan segar dengan memetik langsung dari pohonnya seharga lebih murah dari harga jual buah di pasar – pasar tradisional apalagi di supermarket.  

Selain berendam di kolam pemandian air panas, bagi anda yang memiliki jiwa petualang maka bisa mencoba untuk berenang dan berendam di sungai sekitar sumber mata air panas yang memiliki tingkat kepanasan air lebih hangat meskipun kandungan zat belerang di dalamnya sama dengan di dalam kolam. Suasana relaksasi akan tercipta ketika pertama kali anda menyentuh air maka anda akan langsung merasakan panas seperti sedang memijat sekujur tubuh dan lambat – laun kulit akan beradaptasi dengan panasnya air.  

Para pengunjung juga bisa menikmati indahnya kawasan wisata hutan lindung yaitu dengan jalan – jalan santai untuk dapat menikmati hamparan luas dan menghijau pepohonan tinggi dimana pada beberapa ranting pohon ada banyak burung cantik liar bertengger sambil memamerkan suara merdu mereka seperti nyanyian alam yang memiliki melodi cukup teratur menemani langkah kaki anda menuju ke pusat hutan dimana ada beragam tanaman unik dan cantik menyerupai tanaman hias tumbuh tak beraturan namun terlihat alami dan mampu menyenangkan hati yang memandangnya. Jangan lupa untuk membawa bekal ketika melakukan jalan – jalan santai ke kawasan hutan lindung karena di sekitar sini belum terdapat warung – warung tradisional yang menyediakan makanan / minuman bahkan camilan ringan kecuali keluar dari area hutan. 

Wahana Baru 

Perkembangan wisata kekinian mengalami kemajuan yang cukup pesat dimana pengelola Guci Tegal baru – baru ini menambahkan wahana baru untuk menambah daya tarik terhadap objek wisata ini agar semakin menarik.  

Salah satu diantaranya adalah mencoba naik Sepeda Gantung untuk melakukan foto selfie yang diperkenalkan sekitar tahun 2017 yang lalu disusul dengan objek wisata Kereta Gantung yang digerakkan oleh tenaga listrik dengan memiliki panjang lintasan sekitar 250 meter. Wisatawan yang ingin menyewa Kereta gantung ini harus berangkat dari stasiun 1 ke stasiun 2 lalu kembali lagi menuju ke stasiun 1 sehingga total lintasan yang akan dilalui adalah sepanjang 500 meter. Wahana ini ditarif sebesar Rp.20.000 per orang.  

Oleh – Oleh Khas Guci Tegal 

Nah jika sudah merasa puas keliling objek wisata maka anda bisa mampir ke Kota Slawi untuk membeli oleh – oleh khas Taman Wisata Air Panas Guci Tegal. Yang paling terkenal adalah mencoba buah stroberi khas daerah ini yang memiliki ukuran buah lebih besar jika dibandingkan dengan buah stroberi di tempat lain. Cita rasanya juga sangat manis. Atau dapat mampir ke kedai – kedai kopi guna menikmati secangkir hangat teh poci Tegal ditemani dengan jajanan basah ala Slawi. Teh poci dalam kemasan dapat dijadikan sebagai oleh – oleh khas kedua yang bisa dibeli secara langsung pada kedai – kedai kopi yang sedang anda singgahi. Oleh – oleh lainnya adalah ragam manisan segar seperti manisan pepaya mengkal, manisan buah ceremai, manisan dari sayuran segar semacam lombok panjang, sawi putih, pare, kulit jeruk atau tomat dan oleh – oleh khas lainnya berupa benda – benda seni yang menonjolkan adat dan budaya pada bidang kesenian khas warga setempat. Jangan lupa untuk mampir ke kios kaos dan topi yang diberi gambar berupa pemandangan alam nan permai dari Taman Wisata Air Panas Guci di Jawa tengah. 

Tiket Masuk Wana Wisata Guci Tegal  

Untuk informasi anda dan keluarga ketika berkunjung ke sini, harga tiket masuk terbaru ke Wana Wisata Guci Tegal adalah sebagai berikut :  

Pada hari – hari biasa : untuk dewasa : Rp.5000 plus asuransi dan anak – anak sebesar Rp.4500 plus asuransi. 

Pada hari libur atau tanggal merah, dewasa sebesar Rp.7000 plus asuransi dan anak – anak : Rp.6500 plus asuransi. Harga ini dapat berubah – ubah sewaktu – waktu.  

Demikian kami mengulas tentang Taman Wisata Air Panas Guci di Jawa Tengah, semoga bermanfaat bagi para pembaca. 

 


Author
Nila

Suka menulis dan membaca

Komentari
  • 0 komentar
Silahkan login untuk berkomentar

Belum ada komentar