Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tebu

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tebu

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tebu - Yang dimaksud dengan tanaman tebu adalah salah satu jenis tanaman yang sepintas pandang mirip sekali dengan tanaman bambu kuning berukuran kecil – kecil yang dapat tumbuh dengan subur pada dataran rendah. Tebu biasanya ditanam sebagai fungsi bahan baku untuk dasar membuat gula putih yang saat ini oleh pemerintah sedang mengusahakan dan menggalakkan penanaman tebu guna mencegah dan mengatasi rendahnya produksi gula di negara Indonesia.  

Seperti diketahui bahwa asal mula tanaman tebu ini diperkirakan pertama kali muncul dari Papua Jayapura Indonesia yang sudah dibudidayakan sejak tahun 8000 SM kemudian perkembangan selanjutnya menyebar secara merata hingga ke kepulauan Solomon, New Hibride, dan Kaledonia Baru melalui migrasi manusia.

Untuk mengenal lebih jelas tentang tanaman tebu bersangkutan maka pertemuan kali ini melalui artikel ini kami akan berbagi informasi tentang klasifikasi beserta morfologi tebu adalah sebagai berikut : Mengenal klasifikasi tanaman tebu adalah sebagai berikut : kingdom : plantae, sub kingdom : viridiplantae, infra kingdom : streptophyta, super divisi : embryophyta, divisi : tracheophyta, sub devisi : spermatophytina, kelas : magnoliopsida, super ordo : lilinea / monokotil, ordo : poales, famili : poaceae, genus : saccharum L., dan spesies : saccharum officinarum L.  

Mengenal Morfologi Tanaman Tebu

1/Morfologi Akar Pada Tanaman Tebu

Tebu mempunyai sistem perakaran yang bersifat perakaran serabut yang mampu tumbuh dengan kondisi panjang dapat mencapai ukuran 1 meter yang mana akar tanaman ini mempunyai warna putih kotor kecoklatan yang mana ketika tanaman masih muda memiliki 2 macam jenis yaitu akar stek dan akar tunas.

Akar stek berasal dari batangnya yang jarang memiliki umur panjang sehingga hanya bermanfaat sebagai akar yang berguna ketika tanaman masih berusia muda saja. Sedangkan akar tunas memang Sali berasal dari tunasnya dan memiliki umur yang panjang bisa mencapai dan mengikuti kondisi tanaman semasih hidup. Sistem perakaran tanaman tebu bisa tumbuh hingga mencapai 1 meter dalam kondisi tanah sudah memenuhi syarat tumbuh.

2/Morfologi Batang Tanaman Tebu

Batang – batang tanaman tebu mempunyai bentuk silindris beruas – ruas yang menyimpan warna hijau saat masih berusia muda lalu berubah warna menjadi hijau kekuningan saat sudah memasuki usia panen. Batang – batang tebu di Indonesia rata – rata berbentuk ramping yang tidak memiliki cabang dan tumbuh tegak ke atas / lurus berkayu keras berair manis. Batang tebu dilapisi oleh lapisan lilian yang agak licin dan terlihat mengkilap ketika terkena air hujan, memiliki cincin – cincin keras yang tumbuh melingkar pada ruas batang bersangkutan yang strukturnya keras berkayu. Ada juga bagian tanaman tebu yang dikenal dengan bagian mata terletak memfokus pada bekas pangkal pelepah yang secara umum mata bersangkutan berbentuk bulat hingga oval yang memiliki sayap berukuran sama lebar atau tak beraturan.

3/Morfologi Daun Dari Tanaman Tebu

Tanaman tebu dalam skala budidaya besar di ladang – ladang tebu seperti di Pulau Jawa memiliki daun yang tergolong daun tidak lengkap karena terdiri dari pelepah dan helaian – helaian daun tanpa disertai tangkainya yang mana daun bersangkutan langsung menempel pada buku – buku batang dengan pola yang berselang – seling. Daun – daun yang dimaksudkan berbentuk panjang dengan kondisi tulang – tulang daun sejajar menyerupai daun padi namun daun tebu berbulu halus dan dapat memicu munculnya rasa gatal jika terkena kulit berfungsi untuk mengusir serangga pengganggu tanaman tebu terutama pada batang tebu yang berasa manis.

Secara garis besar daun tebu memiliki warna hijau namun ada juga yang mempunyai warna hijau tua atau hijau kekuningan jika sudah berusia dewasa dengan ukuran lebar daun adalah sekitar 4 s/d 7 cm.

4/Morfologi Bunga Tanaman Tebu

Yang dimaksudkan dengan bunga tanaman tebu adalah bunga yang bersifat majemuk tersusun atas malai – malai dengan kondisi pertumbuhan yang terbatas dimana bunga majemuk bersangkutan mempunyai panjang sekitar 70 s/d 90 cm yang masing – masing bunga mempunyai 3 daun kelopak, 3 benang sari, 1 daun mahkota, dan 2 kepala putik.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman tebu, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Author
Elfi

Komentari
  • 0 komentar
Silahkan login untuk berkomentar

Belum ada komentar