Pengertian, Hukum dan Dampak Nikah Siri

Pengertian, Hukum dan Dampak Nikah Siri

Istilah nikah sirri pernah tenggelam di era orde baru. Namun, kini kembali muncul, pasca adanya peristiwa nikah sirri di kalangan artis hingga pejabat. Karena itulah, masyarakat millennial mulai melemparkan pertanyaan seputar fenomena ini. Mereka juga mencari hukum nikah sirri menurut agama islam.

Dari segi kerahasiaan, nikah sirri tidak termasuk ajaran islam. Karena Rasullullah sendiri menganjurkan sebuah pernikahan harus diumumkan kepada khalayak ramai. Konsepsi inilah yang seharusnya digunakan. Jika anda ikut anjuran nabi dan ingin membangun rumah tangga idaman.

Pengertian Nikah Siri

Nikah sirri merupakan pernikahan atas kemauan suami. Biasanya, pernikahan semacam ini, dirahasiakan oleh para saksi yang ada di sana. Bahkan, sebagian keluarga mempelai pun, tidak ada yang mengetahuinya.

Madzab Maliki tidak memperbolehkan nikah sirri semacam ini. Madzab Syafii dan Hanafi juga melarang nikah sirri rahasia. Hanya madzab Hambali yang menghukumi makruh dengan syarat pernikahan dijalankan sesuai syariat islam.

Berikut pengertian nikah sirri yang tiba-tiba muncul mengikuti dinamisasi jaman, yaitu:

1. Pernikahan Tanpa Wali

Ada dua asbab pengertian ini muncul, yaitu karena adanya penolakan dari wali sang perempuan serta karena hasrat seksual semata. Karena dua hal itulah, pernikahan sirri tanpa wali dilakukan. Pastinya, pernikahan semacam ini menerabas semua hukum agama islam.

2. Pernikahan Sah Tapi Tidak Tercatat

Nikah sirri juga dikatakan sebagai pernikahan sah tetapi tidak tercatat. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti menikah lebih dari satu kali untuk PNS serta akibat kurangnya modal menikah.

3. Pernikahan yang Dirahasiakan

Nikah sirri sama juga dengan pernikahan rahasia. Hal ini dilakukan karena pertimbangan tertentu. Salah satunya adalah untuk menghindari cercaan buruk dari masyarakat sekitar.

Nikah Siri Dalam Islam

Pernikahan sirri jika berpengertian sebagai pernikahan rahasia, berlawanan dengan syariat agama islam. Pasalnya, islam melarang keras, perempuan menikah secara rahasia. Apalagi sampai tidak diketahui oleh walinya.

Hal ini disandarkan pada hadist nabi yang diriwayatkan oleh Abu Musa Ra:

Bahwasanya Rasulullah saw bersabda;

“ Tidak sah suatu pernikahan tanpa seorang wali.”

Hadist ini diperkuat dengan hadist lain yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra:

Bahwasanya Rasulullah saw pernah bersabda:

“Wanita mana pun yang menikah tanpa mendapat izin walinya, maka pernikahannya batil; pernikahannya batil; pernikahannya batil”.

Abu Hurayrah ra juga meriwayatkan hadits nikah sirri dengan redaksi berbeda:

Bahwasanya Rasulullah saw bersabda:

”Seorang wanita tidak boleh menikahkan wanita lainnya. Seorang wanita juga tidak berhak menikahkan dirinya sendiri. Sebab, sesungguhnya wanita pezina itu adalah (seorang wanita) yang menikahkan dirinya sendiri”.

Kesimpulan Nikah Sirri Menurut Islam

Jika berdasar pada hadist-hadist di atas, sudah jelas, hukum nikah sirri rahasia adalah haram. Apalagi jika tidak diketahui oleh sang wali perempuan. Bahkan, nikah sirri rahasia tergolong perbuatan maksiat kepada ALLAH yang bisa mendatangkan adzab dan siksa.

Nikah Sirri yang sah dan mubah menurut hukum islam, adalah pernikahan yang sesuai ketentuan syariat termasuk diumumkan secara luas dan ada wali tetapi tidak didaftarkan ke pencatatan sipil.

Dampak Nikah Siri

Nikah sirri memiliki dampak tertentu. Terutama bagi keteraturan administrasi negara. Berikut beberapa dampak tersebut yang bisa menjadi motivasi anda melakukan nikah sirri atau menolaknya, yaitu:

1. Kerugian Materi dan Non Materi

Pernikahan sirri tidak berdasarkan hukum positif yang kuat dan legal. Maka dari itu, tindakan penipuan dan kezaliman terakomodir di dalamnya tanpa pengawasan negara. Tentunya, bagi pihak yang lemah, kerugian jauh lebih besar dibandingkan keuntungannya.

2. Tidak Bisa Menggugat Cerai Suami

Hak talak dalam sebuah pernikahan, berada di suami. Namun, seorang istri bisa menggugat cerai ke pengadilan.

Hak di atas berlaku pada pernikahan yang sah dan tercatat. Sedangkan nikah sirri, dipastikan istri tidak memiliki hak tersebut. Karena pernikahannya saja, pemerintah tidak mengetahuinya.

3. Anak Tidak Bisa Masuk dalam Catatan Sipil

Dampak pernikahan sirri juga dialami oleh anak, buah dari pernikahan tersebut. Si anak tidak memiliki status yang jelas, sehingga tidak bisa dicatatkan pada administrasi kependudukan. Itu artinya, masa depan si anak akan penuh dengan masalah pemberkasan yang rumit.

4. Urusan Administrasi Negara Menjadi Sulit

Dampak pernikahan sirri yang terakhir adalah pencatatan administrasi sipil menjadi rumit. Terutama yang berhubungan dengan akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Padahal, berkas di atas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama yang berhubungan dengan jenjang pendidikan, melamar pekerjaan dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan tentang nikah siri dalam islam, hukum dan akibatnya. Semoga bisa menjadi tambahan ilmu untuk anda.

Author
Elfi

Komentari
  • 0 komentar
Silahkan login untuk berkomentar

Belum ada komentar