Pemandian Air Panas Lejja

Pemandian Air Panas Lejja

Pemandian Air Panas Lejja terletak di kawasan hutan lindung di Desa Bulu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng yang berdekatan dengan Kota Makasar di Sulawesi Selatan. Seperti diketahui bahwa Kabupaten Soppeng dikenal dengan julukan sebagai Kota Kalong karena pada tempat – tempat tertentu banyak ada kelelawar bahkan pada sudut – sudut kota yang ditumbuhi oleh pepohonan dapat dipastikan ada kelelawar bergelantungan (berukuran kecil dan besar) sehingga kondisi alam ini dapat difungsikan sebagai objek wisata seperti halnya di kawasan wisata alam Pemandian Air Panas Lejja yang selalu dikunjungi oleh para wisatawan .

Selama dalam perjalanan menuju ke Pemandian Alam Air Panas Lejja, anda akan menjumpai perjalanan yang cukup panjang menuju ke lokasi wisata namun disisipi beberapa jalan tanjakan, turunan, dan berkelok – kelok yang bisa menyebabkan kondisi tubuh menjadi mudah terkena mabok darat. Tetapi ini tidak berlangsung lama karena terbayarkan oleh keasrian dan kesejukan pemandangan alam sekitar perjalanan. Begitu anda tiba di depan pintu gerbang lokasi wisata maka anda bisa memilih salah satu dari dua pilihan jalan masuk ke dalamnya yakni melalui jalan dengan kendaraan yang langsung mengantarkan anda ke tempat tujuan ataukah melalui jalan dengan menyusuri tangga – tangga buatan dengan di sekitarnya melalui pemandangan alam nan indah berupa kawasan hutan lindung dimana ada banyak burung hutan liar bertengger pada dahan – dahan pepohonan atau ragam tanaman hias berupa bunga – bunga hutan liar bisa menjadi teman setia perjalanan anda menuju ke lokasi wisata.  

Sekitar tempat wisata ini didominasi oleh pepohonan nan rindang yang menyebabkan udara di tempat ini sejuk cenderung dingin. Terdapat 5 buah kolam utama dengan kedalaman dan suhu yang berbeda – beda. Suhu terpanas adalah 60 derajat Celcius yang dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit rematik dan penyakit kulit karena kandungan zat belerang di dalamnya dalam jumlah besar. Berendam di dalam kolam ini dikenakan biaya sebesar Rp.5000 / orang untuk kelompok dewasa dan Rp.3500 / orang untuk kelompok anak – anak.  

Hal menarik lainnya yang dapat anda jumpai di kawasan wisata ini adalah pada masing – masing pepohonan besar di sepanjang jalan menuju ke lokasi pemandian digelantungi oleh botol – botol dari kaca / plastik dari beragam merk minuman dimana konon apabila para pengunjung menggantung botol – botol tersebut maka ibarat orang sedang berdoa maka permohonan mereka akan terkabul. Tersedia juga gazebo – gazebo tradisional pada beberapa sudut taman dari Pemandian Air Panas Lejja yang dapat anda sewa dengan tarif per gazebo sebesar Rp.50.000 / dua jam sebagai tempat untuk beristirahat dan acara santap makan siang bersama dengan keluarga / teman - teman.  

Panorama Alam Yang Khas Dari Permandian Alam Air Panas Lejja  

Lokasi wisata Permandian Air Panas Lejja bisa dicapai dengan memakai kendaraan roda dua atau mobil sepanjang 10 Km dari jalan raya utama Kabupaten Soppeng, ditambah dengan menelusuri jalanan yang berkelok – kelok disertai beberapa tanjakan atau penurunan namun rata – rata jalanan yang dilalui dalam kondisi mulus beraspal sehingga tidak menjemukan untuk dilalui.  

Sumber mata air panas berasal dari Perbukitan Soppeng yang bermanfaat untuk melepas penat seusai melakukan kegiatan beraktivitas di kantor atau sekolah, juga bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan beragam penyakit tulang dan kulit bahkan dipercaya dengan mandi di Lejja dapat menghilangkan kulit rusak karena jerawat.  

Sarana permandian alam di Permandian Air Panas Lejja cukup memadai dengan tersedianya kolam – kolam permandian umum dan privat, toilet, area basuh, tempat ganti baju, dan pondok – pondok peristirahatan sebagai tempat pertemuan / peristirahatan. Untuk para pengunjung yang berasal dari luar kota bisa bermalam di sekitar lokasi wisata dengan menyewa vila atau rumah – rumah panggung per malam Rp.200 ribu atau ‘aula baruga’ guna menggelar acara – acara tertentu per malam disewa sebesar Rp.500 ribu. Tak jauh dari sarana ini terdapat lokasi parkir yang aman dan luas dengan masing – masing sewa untuk mobil sebesar Rp.10000 dan sepeda motor sebesar Rp.5000. 

Jenis – Jenis Kolam Pemandian Air Panas Lejja Dan Fungsinya  

1/Kolam Pemandian Air Panas Lejja 1 

Kondisi air sangat panas, sehingga anda yang berniat berendam di dalamnya harus berhati – hati karena kondisi airnya sangat panas (bisa dibuktikan dengan dicelupkan sekantong telur ke dalam kolam selama beberapa menit maka telur – telur tersebut bisa menjadi setengah matang).  

2/Kolam Pemandian Air Panas Lejja 2  

Kolamnya berukuran dangkal dengan kondisi air suam – suam kuku yang bermanfaat untuk anak – anak kecil berenang dan berendam atau untuk orang dewasa yang tidak bisa berenang dapat mandi di dalam kolam ini.  

3/Kolam Pemandian Air Panas Lejja 3  

Kolam renang dengan kedalaman sebatas leher orang dewasa ini memiliki kondisi air suam – suam kuku, bagi anak – anak yang tidak bisa berenang maka disediakan pelampung.  

4/Kolam Pemandian Air Panas Lejja 4  

Kondisi air di kolam ini normal – normal saja yaitu tidak terlalu panas maupun tidak terlalu dingin serta hanya diperuntukkan bagi orang dewasa, bagi yang tidak bisa berenang dan anak – anak dapat menyewa pelampung.

5/Kolam Pemandian Air Panas Lejja 5  

Kolam ini berukuran sangat dalam dengan kondisi air suam – suam kuku terletak di sebelah timur yang dilengkapi dengan papan loncatan. Khusus diperuntukkan bagi anda yang bisa berenang.  

Untuk dapat melihat sumber air panas, ada jalan setapak di sebelah kolam pemandian yang menuju ke puncak bukit, di sana terdapat sebuah sungai besar dengan air panas suam – suam kuku mengalir diantara bebatuan alam dan mengeluarkan asap pada tempat – tempat tertentu. Lanjutkan saja perjalanan anda hingga menemui sebatang pohon tua dimana di sekitar akarnya terdapat sebuah lubang berdiameter sekitar 50 Cm maka disitulah merupakan sumber air panas dari Permandian Air Panas Lejja di bawahnya.  

Seperti dijelaskan tersebut di atas bahwa terdapat mitos yang menyebutkan bahwa di sekitar pepohonan besar berdekatan dengan kolam sumber air panas di puncak bukit banyak terdapat gantungan menyerupai Pohon Natal berupa botol dari kaca / plastik dari produk beragam merk minuman dan kaleng – kaleng bekas tempat makanan / susu yang diikat dengan tali merupakan simbol pengharapan dari orang - orang yang menggantungnya dimana dipercaya ini ibarat orang tersebut sedang berdoa dengan harapan doa / harapan mereka akan terwujud sehingga orang bersangkutan akan kembali lagi ke Lejja guna melepas ikatan botol / kaleng sebagai simbol bahwa harapan yang dibuat dulu sudah terpenuhi dan dapat juga dimanfaatkan sebagai media / tempat untuk menemukan pasangan kekasih bagi kelompok remaja putra – putri yang belum memiliki pacar.  

Demikian kami menjelaskan tentang kawasan wisata Pemandian Air Panas Lejja, semoga bermanfaat bagi para pembaca. 

 


Author
Nila

Suka menulis dan membaca

Komentari
  • 0 komentar
Silahkan login untuk berkomentar

Belum ada komentar