Jenis Pinjaman Dana Tunai yang Ada di Indonesia

Jenis Pinjaman Dana Tunai yang Ada di Indonesia

Jenis Pinjaman Dana Tunai yang Ada di Indonesia - Mungkin kita sudah biasa menemukan pinjaman dan berupa kartu kredit. Nah, kali ini saya akan membahas pinjaman dana tunai yang ternyata juga beragam jenis serta perbedaan yang jelas antara pinjaman satu dengan yang lainnya. 

Perbedaan pinjaman dana tersebut disesuaikan dengan jenis kebutuhan yang anda inginkan. Bisa itu meminjam karena kebutuhan berobat, untuk merenovasi rumah, biaya menikah, atau membuat modal usaha. Sudah pasti kebutuhannya berbeda, jumlah dananya pun juga berbeda.

Tidak hanya itu, perbedaan pinjaman dana juga ada syarat yang dibutuhkan. Untuk syarat pinjaman dana tunai dengan jumlah besar juga sudah pasti tidak sama dengan pinjaman dana tunai dengan jumlah kecil. Maka dari itu, anda perlu mengetahuinya lebih dulu jenis pinjaman dana tunai apa saja yang ada di Indonesia, sebagai berikut:

1. Pinjaman dana tunai tanpa agunan

Pinjaman jenis ini atau Kartu Tanpa Agunan (KTA) merupakan pinjaman yang diberikan dari Bank kepada nasabahnya dengan waktu cepat.

Pinjaman ini banyak digandrungi sebab nasabah tidak perlu memberikan agunan. Untuk mengajukan pinjaman anda hanya perlu memiliki kartu kredit dari bank tersebut. Anda juga bebas mengajukan alasan untuk pinjaman, namun biasanya digunakan sebagai konsumtif seperti biaya pendidikan, biaya berobat, liburan, dan sejenisnya.

2. Pinjaman dana tunai dengan agunan

Berbalik dengan jenis pinjaman sebelumnya, pinjaman ini bisa diberikan oleh lembaga non-bank, leasing, sampai pegadaian. Untuk persyaratannya anda perlu menjaminkan aset anda sebagai agunan untuk mendapatkan pinjaman jenis ini.

Untuk jumlah dananya, pinjaman ini mendapatkan lebih besar ketimbang pinjaman dana KTA. Walaupun proses pencairan dananya lebih lama, karena pihak pemberi wajib melakukan penilaian terhadap aset yang akan dijaminkan.

3. Pinjaman dana tunai untuk modal usaha

Jenis pinjaman ini dikhususkan untuk anda yang sedang membangun dan mengembangkan usaha atau bisnis. Jelasnya pinjaman ini disebut KUR atau Kredit Usaha Rakyat dan UMi atau Kredit Ultra Mikro. Untuk KUR, membantu rakyat yang memiliki usaha mikro, kecil atau menengah dengan mengajukan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Pinjaman ini juga akan menciptakan lapangan pekerjaan. Sementara pada jenis Umi ini akan mencairkan dana maksimal Rp 10 juta dengan tenor maksimal 48 bulan.s


Author
Elfi

Komentari
  • 0 komentar
Silahkan login untuk berkomentar

Belum ada komentar